SATUAN Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bolaang Mongondow Selatan mulai menggelar Hunting Operation atau operasi perburuan pelanggaran lalu lintas sejak Selasa, 7 Januari 2026. Operasi ini dilaksanakan di sejumlah titik strategis, dengan fokus utama di wilayah ibu kota kabupaten.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Bolsel, Iptu Jerry Lorens Repi, S.H., sebagai upaya menekan angka pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan serta mengganggu ketertiban umum.
Menurut Iptu Jerry, operasi ini menyasar berbagai pelanggaran yang kerap ditemui di jalan raya, di antaranya penggunaan knalpot racing, pengendara di bawah umur, pengendara yang berboncengan melebihi kapasitas, serta pengendara yang tidak menggunakan helm standar.
Ia menjelaskan, pelaksanaan Hunting Operation juga merupakan respons atas keluhan masyarakat terkait maraknya knalpot racing yang menimbulkan kebisingan, khususnya pada malam hari, sehingga mengganggu kenyamanan dan ketenangan warga.
“Operasi ini kami laksanakan sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam menjawab keresahan masyarakat serta menjaga keselamatan pengguna jalan,” ujar Iptu Jerry.
Dalam kesempatan tersebut, Satlantas Polres Bolsel turut mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan memastikan kelengkapan kendaraan sesuai standar. Peran orang tua juga dinilai penting untuk mencegah anak-anak yang belum cukup umur mengendarai kendaraan bermotor.
“Keselamatan harus menjadi prioritas. Gunakan helm, patuhi aturan, dan pastikan kendaraan dalam kondisi sesuai ketentuan,” tegasnya.
Melalui pelaksanaan Hunting Operation ini, Satlantas Polres Bolsel berharap dapat meningkatkan kesadaran berlalu lintas di tengah masyarakat sekaligus mewujudkan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Bolaang Mongondow Selatan.
“Kami berharap pelanggaran lalu lintas dapat ditekan dan tercipta lingkungan berkendara yang aman, tertib, serta nyaman bagi seluruh masyarakat,” tutup Iptu Jerry. ***










